Yang Lebih Teduh dari Bunga-bunga

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Cerpen, Karya

Oleh: Sadhudharma Muhammad Kopimu yang berwarna galih dan kopiku yang jati jadi antara untuk kita bicara. Kau ingat waktu itu mentari sedang tidak condong ke timur atau barat dan kita menunggu montir menambal ban belakang motormu ?. Kau bilang angin di Papringan tidak lagi sepoi, semakin kering. Kebun-kebun banyak dibabat dan pajak kendaraan dilorot para […]

Aku dan Tuhan?

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Cerpen, Karya, Santri

Oleh: Yoga Ardhi Tuhan. Itulah hal pertama yang mampu kuingat saat ini. Kepalaku sakit, perutku melilit, entah apa yang sudah terjadi malam tadi, ingatanku agak samar. Aku terbangun dengan keadaan ruangan yang kacau balau, dengan beberapa interior yang terbalik serta benda-benda yang berserakan di lantai. Pecahan beling, puing-puing serta beberapa pakaian yang tergeletak di sembarang […]

Alarm Nostalgia

Posted on Leave a commentPosted in Cerpen, Karya

Oleh: Jamal M 06.55 “Sial, alarm laknat !” gumamku dalam marah. Aku terhuyung-huyung bangun serentak dari dunia malamku. Tak kupedulikan lagi bekas-bekas tidurku. Tubuhku berlari menuju kamar mandi yang jauh berada di belakang rumah. Sepanjang jalan, aku masih menggerutu pada alarm laknat yang lupa membangunkanku. Padahal sudah kuatur jarumjarum jam sedemikian rupa agar berbunyi keras […]

DIALOG BAHLUL vs JUNAID AL BAGHDADI ABUL QOSIM: Permasalahan (Syari’at) dan Hakekat (Akar Masalah)

Posted on Leave a commentPosted in Artikel, Karya

Pada suatu ketika Syeikh Junaid Al-Baghdadi keluar ke Kota Baghdad bersama dengan beberapa muridnya, Lalu Syeikh Junaid bertanya kepada muridnya apakah mereka kenal si Bahlul. Muridnya menjawab, “Si bahlul tu adalah orang gila.” “Tolong cari dia, aku ada keperluan dengannya.” Kata Syeikh Junaid Al-Baghdadi. Murid muridnya lalu mencari si Bahlul dan bertemu dengannya di gurun, […]