Kegiatan Rutin Pesantren Baitul Kilmah

Baitul Kilmah adalah sebuah komunitas penulis dan Tarjamah yang berada di wilayah daerah istimewa Yogyakarta, komunitas ini bergerak didalam literasi dan di asuh oleh salah seorang sastrawan termasyhur di Indonesia Dr. KH. Aguk Irawan MN. hampir seluruh santri yang menetap didaerah ini adalah mahasiswa. dengan latar belakang yang berbeda-beda, diantaranya baik mengambil kuliah Sarjana ataupun Magister. Semenjak berdiri kurang lebih selama 9 tahun, Baitul Kilmah telah melahirkan banyak sastrawan-sastrawan dan penulis muda handal yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Misalnya sejumlah Haidar Sabana Sakti, Muhammad Irfan, fahrur Rozi, Jhon Afifi, wildansyah, Zamroni, Khoirul amin, dan dari sejumlah nama tersebut tentu memiliki keahlian masing-masing, baik itu dalam bidang layouter, terjamah, penulis, hingga desain, dari sinilah kemudian muncul bibit baru dalam komunitas Baitul Kilmah. Tentu dengan dorongan dari Pak Aguk Irawan yang telah memiliki sejumlah buku best seller dan terjamahan baik arab maupun inggris dan juga dikerjakan oleh anggota komunitas ini. Pesantren Kreatif Baitul Kilmah mempunya kegiatan-kegiatan rutinan setiap hari. Kegiatan rutinan itu diantaranya:

1. Mujahadahan, tahlilan dan shalawatan, kegiatan ini dilaksanakan seminggu sekali setiap malam jum’at untuk berdoa bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan kajian kitab Al-Hikam karangan imam ibnu Athaillah as-sakandari yang disampaikan langsung oleh beliau Dr. KH. Aguk Irawan M.N sebagai pimpinan Pesantren Kreatif Baitul Kilmah Yogyakarta
2. Diskusi karya. Diskusi ini juga dilakukan seminggu sekali yaitu malam sabtu. Setiap masing-masing santri akan mendiskusikan karyanya baik yang berupa cerpen, puisi, esai, resensi, terjamah maupun karya lainya yang masih ada korelasinya dengan kepenulisan dan buku. Hal itu dilakukan secara bergiliran setip seminggu sekali. Karya yang sudah di diskusikan akan dikirim ke media-media baik online maupun cetak.
3. Kajian bahasa arab khusus santri baru. Kajian ini dilaksanakan pada Malam senin. Materi yang diajarkan adalah dasar-dasar ilmu nahwu dan sharaf tujuannya adalah agar dapat memahami dan mampu menterjamah teks-teks turast ke dalam bahasa Indonesia. Yang di ampu langsung oleh Kang Azizi santri senior Pesantren Kreatif Baitul Kilmah, ia adalah alumni Pondok Pesantren al-Anwar Sarang. Di lanjut malam selasanya dengan materi yang sama Namun, lebih kepada cara-cara menterjamah langsung dengan praktis, materi ini diajarkan oleh Kang zain alumni Al-Azhar kairo.
4. Kajian filsafat. Setiap santri baru wajib mengikuti materi ini. karena, materi tersebut sebagai pemantik cara berfikir logis untuk menghasilkan ide-ide baru, sehingga menghasilkan sebuah tulisan yang bagus. Materi ini di ampu oleh senior Baitul Kilmah yaitu Kang Muhib alumni UIN sunan kalijaga. Kajian ini di ajarkan seminggu sekali pada malam rabu.
5. Kajian kitab. Kitab yang di kaji adalah sebuah kitab karangan ulama nusantara yang di bacakan langsung oleh Ust. Amirul Ulum, beliau adalah penulis sejarah ulama-ulama nusantra.

Dalam kegiatan kepenulisan Baitul kilmah dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama: terjemah dan penyaduran. Kelompok ini ditugaskan untuk mengerjakan pesanan naskah berupa terjemah atau sadur maka yang mengerjakan adalah kelompok ini. Kedua ialah kelompok naskah-naskah populer kelompok ini khusus mengkerjakan naskah populer. Dan dari masing-masing santri setidaknya harus memiliki karya pribadi untuk diterbitkan, karena hal itu makin memacu untuk membudayakan literasi dalam santri yang ada di Baitul Kilmah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *