Rumah Kata-kata

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Cerpen, Santri

Oleh : A. Muhaimin D.S Siapa yang tidak tahu rumah itu? Rumah dengan pendopo kayu di halaman depannya. Berada di tengah-tengah kampung yang dikelilingi hutan jati. Rumah itu tampak berwibawa di antara rumah-rumah lainnya. Jumlah pohon jati di kampung itu jauh lebih banyak dibandingkan orang-orang yang tinggal di dalamnya. Itu menjadikan suasana sepi menyelimuti kampung […]

ICMI dan Ideologi Islam Moderat

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Essai

Catatan hari lahir ICMI, 7 Desember Oleh : Muhammad Muhibbuddin*   Almarhum Prof. Dr. Nurcholis Madjid atau yang akrab dipanggil Cak Nur, di tahun 1999 pernah melontarkan kritik terhadap ICMI. Dalam ceramah Ramadan di museum Bayt Alquran Taman Mini Indonesia Indah (TMII), cendekiawan asal Jombang itu mengingatkan agar ICMI kembali ke khittahnya sebagai organisasi cendekiawan […]

Yang Maha Gaib | Puisi Reya de Brueyere

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Karya, Puisi

Yang Maha Gaib I   Ooh Yang Maha Gaib Terimalah persembahan abdi-Mu   Ooh Yang Maha Gaib Abaikanlah kekuranganku   Tiap hari tiap malam Banjir deras di pipi ini Bila sembahku tak memuaskan-Mu   Ooh Yang Maha Gaib Tuntunlah jalan pengabdianku   Ooh Yang Maha Gaib Bukakanlah pintu hadirat-Mu   Dalam tiap tarikan napas Rasa […]

Eksistensialisme Kepenyairan Rendra

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Essai, Gallery, Santri

(Catatan HUT WS. Rendra, 7 November)  Oleh: Muhammad Muhibbuddin*   “Mana itu seniman Islam? Islam ‘kan tak punya Beethoven, tak punya Mozart, Picasso?’, begitulah ledekan Rendra terhadap seniman Muslim, Syu’bah Asa, sekitar 1970-an. Mendengar ledekan penyair Si Burung Merak itu, Syu’bah Asa, yang saat itu menjadi mahasiswa IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, hanya diam […]

Kau Milikku | Puisi Ahmad Ushfur

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Karya, Puisi, Santri

KAU MILIKKU   Dalam lafal yang kulantunkan dengan doa Kukirimkan gemuruh asmara pada detak jantungmu Menerobos masuk ketika lelap menyelimutimu   Semoga, hatimu tergetar karena itu   Dalam doa yang kuucapkan dengan kata Kusebar mantera cinta pada hembusan nafasmu Mengalir dalam rongga-rongga sunyimu Yang menggeliat dalam ruang kosongmu   Adakah cintamu untukku?   Melalui tanganmu […]

600 Detik

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Cerpen, Karya, Santri

Oleh: Yoga Ardli A.   Pagi itu adalah pagi yang biasa, tidak berbeda dengan pagi lainnya. Matahari masih terbit dari timur, angin materialisme masih bertiup di penjuru dunia modern. anak-anak masih berlarian menuju sekolah, sebagian tertidur kelelahan dengan baju lusuh dan longgar dengan celana yang sobek di bagian lutut. Orang-orang masih berhamburan pergi menuju tempat-tempat […]

Gempa dan Koruptor

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Artikel

Oleh : Muhammad Muhibbuddin*   Dulu pada 2009, saat pergi kuliah ke UIN Sunan Kalijaga dengan naik angkutan umum KOBUTRI, di dalamnya pernah berbarengan dengan dua orang bapak yang masing-masing usianya sekitar 60-an. Di angkutan berwarna kuning yang sekarang sudah almarhum itu, kedua bapak tersebut sedang asyik bercakap-cakap lepas tanpa mempedulikan orang-orang di sekitarnya yang […]

Pelajar sebagai Roda Pergerakan Kemajuan Bangsa

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Essai, Santri

Oleh: Ahmad Radhitya Alam*   Dengan modal pendidikan yang mutakhir melalui berbagai sumber informasi dan semangat pemuda yang secara dialektis sanggup untuk membuat perubahan yang nyata, pelajar adalah paket komplit kemajuan bangsa Indonesia yang dinanti-nantikan. Sejak jaman pra-kemerdekaan, para pelajar di Indonesia telah berhasil membuktikan hipotesis berikut. Para terpelajar seperti Soetomo, Ki Hajar Dewantara, Soekarno, […]

Merawat Pelangi Nusantara

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Essai

Oleh: Muhammad Muhibbuddin*   Pada 2017 yang lalu telah digelar  pekan budaya Tionghoa Yogyakarta ke-12 sebagai rangkaian dari peringatan tahun baru Imlek 2568, dengan tema:“Pelangi Budaya Nusantara”. Acara ini digelar selama tujuh hari (dari 5-11 Februari 2017) di kawasan Ketandan, Malioboro, Yogyakarta. Selama sepekan ini masyarakat Yogyakarta dimanjakan oleh aneka macam pertunjukan seni budaya, mulai […]

Urgensi Literasi dalam Putaran Bonus Demografi

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Artikel, Santri

Oleh Ahmad Radhitya Alam   Puluhan tahun terakhir, Indonesia yang notabene akan menghadapi bonus demografi diguncang oleh berbagai bentuk masalah, salah satunya adalah literasi. Literasi merupakan salah satu wadah penyampaian aspirasi yang penting bagi negeri ini, bahkan dunia ini. Jika kemampuan literasi para pemuda lemah, maka akan sia-sia bonus demografi yang akan didapatkan oleh Indonesia. […]

Ningrum III | Puisi Reya de Brueyere

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Karya, Puisi, Santri

Oleh: Reya de Brueyere Burung merak dan gagak Berbeda bulu keyakinan Bila membangkai kelak Yang tersisa aroma kebusukan. Telah tanggal pakaian dari badan Dan selamat dikau dari riasan Hari esok jangan perih jangan peram. Bangunlah dari tidurmu Akal sadar jangan membatu Hujan lahir dari rahim awan Dalam ranting kering, api tersimpan; Di jari-jari kelingking kita […]

Menata Ulang Niat Menuntut Ilmu di Era Revolusi Industri 4.0

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Artikel, Karya, Santri

Oleh: Muchammad Qosim FN Saat ini Indonesia memasuki era revolusi industri baru yang ditandai dengan era digitalisasi di pelbagai tatanan kehidupan. Para pakar menyebut ini sebagai era revolusi industri 4.0. Penelitian dari McKinsey pada tahun 2016, bahwa dampak dari digital Technology menuju revolusi industri 4.0 dalam lima tahun ke depan akan ada 52,6 juta jenis […]

Wasiat Lelaki Tua untuk Tikus-tikus Jalanan

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Cerpen, Gallery, Karya, Santri

Oleh: Yasir Mentari mulai merangkak naik. Sinarnya mulai menyebar hingga menerobos sela-sela kecil setiap bangunan. Namun tidak untuk gang kumuh itu. Gang sempit di sudut kota, terhimpit dua bangunan besar yang sudah tua dan tetap suram meski mentari bersinar terang di timur sana. Di sana, masih terbaring seorang lelaki tua di atas kardus lusuh. Jika […]

Kembali Hitam

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Cerpen, Karya, Santri

Oleh: Ahmad Kafi Dengan doran yang terpaut erat pada genggaman serta peluh yang bercucuran dari dagunya, Rusman dengan perkasa dan begitu lincah memperkosa hamparan tanah yang terbentang sepanjang batas pandangannya. Hamparan tanah berlumpur dengan galengan-galengan yang saling menyilang seperti kumpulan perempatan di jalan. Rusman memang sudah bersahabat dengan dunia barunya. Antara sawah, doran, dan dirinya […]

Nyanyian Puisi | Puisi-Puisi Ahmad Ushfur

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Karya, Puisi, Santri

Puisi Dengan puisi Aku memandangmu Dalam kertas yang terlukis dengan tinta Kutemukan keindahanmu dalam semua nama Dengan puisi Aku berbicara padamu Dalam sajak-sajak yang berbaris mesra Mengungkapkan rindu dalam kata-kata Dengan puisi Aku menyentuhmu Dalam kehalusan sabda yang tercipta Kurasakan kelembutanmu dalam aksara Dengan puisi Aku persembahkan sebuah rasa Dalam sebuah rima yang tersusun dengan […]

Kaliopak | Puisi Reya de Brueyere

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Karya, Puisi, Santri

Oleh: Reya de Bruyere Di ujung nada kebenaran Aku menatap bintang-bintangmu Silau mata Musa pada kilau Khidirnya Tertunduk kepala darwis di depan Maulana. Kini cawan anggurku telah kering Lelah letih kakiku menari Tapi dikau, duhai sahabat dan guru Semesta galaksi kemabukan rohani. Bila kelak harus berlayar dengan bahtera Setiap sayatan kapakmu akan jadi penanda Dari […]

Politik Siber

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya, Santri

Oleh: Muhammad Muhibbuddin* Pada 2017 yang lalu masyarakat digemparkan oleh jaringan Saracen. Kelompok ini diduga telah memproduksi dan mengeksploitasi isu SARA untuk tujuan politik kelompok tertentu. Selain itu, kelompok ini juga telah memproduksi ujaran kebencian dan hoax yang disebarkan ke masyarakat luas lewat media sosial. Berdasarkan keterangan Kepala Sub Bagian Operasi Satuan Tugas Patroli Siber […]

Kehilanganmu Muara Segala Duka | Puisi Azeez Naviel Malakian

Posted on Leave a commentPosted in Puisi, Santri

Oleh : Azeez Naviel Malakian Para ksatria terdahulu menyebut namamu dalam kitab sakralnya Hari lahirmu dirayakan seantero dunia Namun hari tiadamu, satu pun yang memperingati tak ada Bukan lantas berarti engkau tak lebih mulia dari mereka Justru kehilanganmu, sungguh muara segala duka Setiap kali mendengar kisahmu Entah mengapa hati ini terenyuh, bergetar Bahkan getarannya mengalahkan […]