Antara Nalar Fiqih, Medis dan Aqidah

Posted on Leave a commentPosted in Essai

Oleh: Aguk Irawan MN Beragam fatwa ulama yang sangat kredibel ilmunya sudah beredar luas dan viral, baik dari individu kiai, MUI, dari versi ulama Al-Azhar maupun kalangan ulama Arab Saudi. Logika fiqih, baik dzanni dan qat’i sudah dijelaskan dengan detail. Begitu juga penjelasan dan nalar medis, mulai dari dokter spesialis, Kemenkes maupun badan tertinggi kesehatan […]

Virus Corona dan Kesiapan Indonesia Menghadapi Perang Bio-Terorisme

Posted on Leave a commentPosted in Essai

Oleh: Mujahidin Nur, Direktur The Islah Centre, Jakarta   Seorang laki-laki berumur sekira 60 tahun menatap ruangan rawat inap Dr. Mohammad Solaiman, Jedah, tempat di mana dia  diisolasi. Tatapannya kosong, otaknya berpikir keras penyakit apa gerangan yang ia derita. Tidak pernah dia merasakan dirawat selama ini. Sudah lebih dari tujuh hari tujuh malam dia dirawat […]

Perang Proxy Amerika vs Iran dan Pembunuhan Jenderal Qassem Sulaimani

Posted on Leave a commentPosted in Essai

Oleh : Mujahidin Nur, Direktur The Islah Centre, Jakarta.   Kota seribu satu malam dini hari itu masih terlelap. Embun pagi mulai menitis membasahi hangar pesawat dan jalanan beraspal di sekitar bandara internasional Sulaimaniyyah, Banghdad, ketika rudal dari Drone angkatan udara Amerika Serikat menghantam konvoi iring-iringan mobil yang menjemput pemimpin tertinggi pasukan elit Quds, Garda […]

ICMI dan Ideologi Islam Moderat

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Essai

Catatan hari lahir ICMI, 7 Desember Oleh : Muhammad Muhibbuddin*   Almarhum Prof. Dr. Nurcholis Madjid atau yang akrab dipanggil Cak Nur, di tahun 1999 pernah melontarkan kritik terhadap ICMI. Dalam ceramah Ramadan di museum Bayt Alquran Taman Mini Indonesia Indah (TMII), cendekiawan asal Jombang itu mengingatkan agar ICMI kembali ke khittahnya sebagai organisasi cendekiawan […]

Relasi Sir Allah dan Nur Muhammad

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Dalam tradisi sufi terdapat keyakinan yang begitu populer, bahwa cikal bakal-alam adalah Nur Muhammad, yang sengaja diciptakan Allah karena dengan penciptaan itu, Allah akan melihat dan menampakkan kebesaran diri-Nya.   Hal itu sebagaimana termaktub dalam hadis Qudsi: Kuntu kanzan makhfiyyan fa ahbabtu an u’rafa fa khalaqtu al-khalqa fabi ‘arafuni—Aku pada mulanya adalah harta yang tersembunyi, […]

Maulid Nabi dan Getar Cinta Para Penyair

Posted on Leave a commentPosted in Essai

Oleh Aguk Irawan MN   Ketika Muhammad lahir dari rahim Siti Aminah, sekitar 1400-an tahun yang silam, tak ada yang menyangka, bahwa si kecil itu akan merubah berbagai karakter manusia. Tidak hanya di Makkah tempat ia dilahirkan, tidak juga di seluruh jazirah arab, tetapi juga berhasil merubah kehidupan pada seluruh alam semesta. Khusus bagi bangsa […]

Wahib dan Spirit Kebebasan Berpikir*

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Uncategorized

 (Catatan untuk Hari Lahir Ahmad Wahib, 9 November) Oleh : Muhammad Muhibbuddin**   “…Tuhan murkakah Engkau bila aku berbicara dengan-MU dengan hati dan otak yang bebas, hati dan otak yang Engkau sendiri telah berikan kepadaku dengan kemampuan-kemampuan bebasnya sekali? Tuhan murkakah Kau, bila otak dengan kemampuan-kemampuan mengenalnya yang Engkau berikan itu, menggunakan sepenuh-penuhnya kemampuan itu?” […]

Eksistensialisme Kepenyairan Rendra

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Essai, Gallery, Santri

(Catatan HUT WS. Rendra, 7 November)  Oleh: Muhammad Muhibbuddin*   “Mana itu seniman Islam? Islam ‘kan tak punya Beethoven, tak punya Mozart, Picasso?’, begitulah ledekan Rendra terhadap seniman Muslim, Syu’bah Asa, sekitar 1970-an. Mendengar ledekan penyair Si Burung Merak itu, Syu’bah Asa, yang saat itu menjadi mahasiswa IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, hanya diam […]

Pelajar sebagai Roda Pergerakan Kemajuan Bangsa

Posted on Leave a commentPosted in Aktif, Essai, Santri

Oleh: Ahmad Radhitya Alam*   Dengan modal pendidikan yang mutakhir melalui berbagai sumber informasi dan semangat pemuda yang secara dialektis sanggup untuk membuat perubahan yang nyata, pelajar adalah paket komplit kemajuan bangsa Indonesia yang dinanti-nantikan. Sejak jaman pra-kemerdekaan, para pelajar di Indonesia telah berhasil membuktikan hipotesis berikut. Para terpelajar seperti Soetomo, Ki Hajar Dewantara, Soekarno, […]

Merawat Pelangi Nusantara

Posted on Leave a commentPosted in Alumni, Essai

Oleh: Muhammad Muhibbuddin*   Pada 2017 yang lalu telah digelar  pekan budaya Tionghoa Yogyakarta ke-12 sebagai rangkaian dari peringatan tahun baru Imlek 2568, dengan tema:“Pelangi Budaya Nusantara”. Acara ini digelar selama tujuh hari (dari 5-11 Februari 2017) di kawasan Ketandan, Malioboro, Yogyakarta. Selama sepekan ini masyarakat Yogyakarta dimanjakan oleh aneka macam pertunjukan seni budaya, mulai […]

Politik Siber

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya, Santri

Oleh: Muhammad Muhibbuddin* Pada 2017 yang lalu masyarakat digemparkan oleh jaringan Saracen. Kelompok ini diduga telah memproduksi dan mengeksploitasi isu SARA untuk tujuan politik kelompok tertentu. Selain itu, kelompok ini juga telah memproduksi ujaran kebencian dan hoax yang disebarkan ke masyarakat luas lewat media sosial. Berdasarkan keterangan Kepala Sub Bagian Operasi Satuan Tugas Patroli Siber […]

PRIHAL KEJUMUDAN DAN STUDI ISLAM

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Oleh Aguk Irawan MN Akhir-akhir ini situasi sosial benar-benar kurang kondusif. Seorang ustad dianggap telah ”melukai” jemaat Gereja. Begitu sebaliknya, seorang Pendeta dianggap telah ”melukai” jamaah Masjid. Lalu di Medsos, orang perang pasal hukum penodaan agama dan kata-kata kebencian. Tetapi, lebih dari itu, belum lupa ingatan kita, akan berita kekerasan, bahkan terjadi sesama saudara ”muslim.”Salah […]

Tragedi Haringga Sirla dan “Keprimitifan” Kita

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Oleh : Aguk Irawan MN. Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana seandainya antropolog Claude Lévi-Strauss itu masih hidup dan ada di tengah-tengah kita, terlebih ditengah suporter sepak bola antara Persib-Persija yang amat fanatik itu? Ia yang menjadi masyhur, lantaran meneliti orang-orang suku Amazon pada tahun 1930an, lalu menuangkan pengalamannya itu dalam bukunya yang terbit pada 1955, […]

Membaca Fatamorgana dan Metamorfosa

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

MEMBACA FATAMORGONA DAN METAMORFOSA Oleh: Aguk Irawan MN   Bertemunya dua hati yang saling mecintai itu sulit, bahkan nyaris mustahil. Meski demikian, Jahira, Amora dan Raga tak pernah berhenti dan menyerah. Begitu yang disajikan Dhama Dove dalam dwilogi karyanya; Fatamorgana (2018) dan Metamorfosa (2018). Tokoh cerita yang dikisahkan begitu kuat, detail, bahkan sampai ke yang […]

Belajar Pada Katak

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Oleh: Muhammad Muhibbuddin* Ada yang menarik dulu di kelas Critical Reading, ketika masih mengikuti program English Extension Course (EEC), Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Dalam kelas tersebut para mahasiswa yang jumlahnya sekitar 15 orang itu disodori teks-teks bacaan berbahasa Inggris dalam berbagai bentuk, ada yang berbentuk puisi (poem), cerita atau dongeng (fairy tale) dan artikel populer […]

TGB Sang Moderat, Hadiah Untuk Jokowi Dan Prabowo

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Ada banyak partai politik yang tak pernah jelas apa bedanya dengan partai lain, tak pernah jelas apa program dan ideologinya, juga apa garis pembeda perjuangannya? Selain hanya bicara hal yang sama dan serentak: terwujudnya keadilan dan kesejahtraan. Dua kalimat yang mudah diucapkan oleh bibir dan enak didengar oleh telinga, tetapi dalam praktenya, selalu masygul dan […]

Harapan Itu Masih Ada

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Essai Oleh Aguk Irawan MN* Bila ukuran Demokrasi di Indonesia lahir terhitung sejak Reformasi, maka belum genap 20 tahun, wajah demokrasi kita sudah begitu memprihatinkan. Belakangan, sadar atau tidak, kita sedang menyaksikan semacam sebuah film drama kolosal yang absurd. Ketika partai-partai politik tak lagi bicara idealisme sebagai syarat dan harga mati bagi sebuah pembangunan dan […]

Raymond dan “Drama Kebenaran”

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Essai Oleh: Imam Nawawi* Kebijaksanaan, kebaikan dan kebenaran, siapa yang punya? Apakah memiliki ketiga nilai tersebut dan menggiring orang ke dalam naungannya adalah akhir dari segalanya? Dan, apakah tulisan ini mengandung nilai fungsional dalam bicara kebijaksanaan, kebaikan dan kebenaran? Dalam menafsir Nietzsche, Raymond Angelo Belliotti (Nietzsche’s Will to Power: Eagles, Lions and Serpents, United Kingdom, […]

Laut, Arus Balik Kita

Posted on Leave a commentPosted in Essai, Karya

Essai Oleh : Aguk Irawan MN Bagi orang Lamalera, laut tak lain adalah seorang “ibu.” Posisi yang demikian hidup dan mulia, mereka hayati sebagai pengalaman perjumpaan dengan alam. Semua sajak, syair, mantra-mantra, filosofi adat Lamalera menegaskan semua hal itu. Tak mengherankan, jika tak seorang pun di wilayah etnik itu pernah dengan sengaja membuang sampah ke […]