Cinta dan Rindu yang Tak Bersua

Posted on Posted in Puisi

Oleh: Titis Indah Rahayu

Apa kabar kamu yang berada di sana?
Berulang kali aku menanyakan kabarmu, padahal tak satu pun pertanyaan itu tersampaikan.
Aku berteriak di antara ilalang yang tumbuh.
Melamunkan senja dan riak air yang tergenang.
Kita adalah sepasang jiwa yang tak pernah menjadi satu.
Meranggas setumpuk rindu satu demi satu hingga akhirnya bibir ini terus kelu. Tak kuat menelisikkan kata rindu yang
kini sudah mengering.
Lautan hampa yang kauteriaki tak memiliki
arti apa-apa.
Dan, aku adalah rasa yang dulu pernah ada dengan sejuta rasa rindu yang tetap membara.

Ikuti, Suka, dan Bagikan :
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *