Kau Milikku | Puisi Ahmad Ushfur

Posted on Posted in Aktif, Karya, Puisi, Santri

KAU MILIKKU

 

Dalam lafal yang kulantunkan dengan doa
Kukirimkan gemuruh asmara pada detak jantungmu
Menerobos masuk ketika lelap menyelimutimu

 

Semoga, hatimu tergetar karena itu

 

Dalam doa yang kuucapkan dengan kata
Kusebar mantera cinta pada hembusan nafasmu
Mengalir dalam rongga-rongga sunyimu
Yang menggeliat dalam ruang kosongmu

 

Adakah cintamu untukku?

 

Melalui tanganmu
kudengarkan nadimu menjerit menanti adaku
Menantikan kita tuk segera bersatu

 

Melalui bola matamu
kumelihat masa depanmu ingin bersamaku
Kebersamaan di sepanjang waktu

 

Aku adalah energi
Tempat cintamu bersemedi
Aku adalah perahu
Tempat berlayarmu menuju Tuhanmu

 

Februari, 2019

 

IBADAH CINTA

 

Tuhanku
Kupasrahkan sapaanku kepada-Mu
Lambaian tanganku dalam takbir shalatku
Pandanganku hanya sebatas imaman
Tak bisa memperhatikan

 

Tuhanku
Kupasrahkan lengkung tubuhku kepada-Mu
Tawadhu hatiku dalam rukuk shalatku
Pandanganku hanya sebatas sajadah
Sedangkan diriku terpisah

 

Tuhanku
Kupasrahkan sajak-sajak indah kepada-Mu
Rasa rinduku dalam sujud shalatku
Pandanganku hanya sebatas kegelapan
Tak mungkin menemukan

 

Februari, 2019

 

TELUH RASA

 

Kubakar lidi-lidi wangi, cintamu berkobar
Menyengat masuk melalui nafasmu, kurebut jiwamu
Kupemilik jantungmu, kehidupanmu di tanganku
Kupenguasa hatimu, cintamu menggantung padaku
Aku adalah raja
Mengatur setiap langkahmu dalam aliran darah

 

Dalam sunyi kulantunkan khidmah jampi-jampi
Dengan doa kumenengadah, mohon restu sang hyang asmaradhana
Kukirimkan sesosok rasa kepadamu
Yang menggelitik dalam hatimu
Di sepanjang lelapmu

 

Di atas alas tempat singgahku
Kutancapkan rasa bahagiamu hanyalah bersamaku
Tiada tempat bersandar bagimu, kecuali tubuhku
Kau adalah milikku

 

Februari, 2019

 

TALI JIWA

 

Ada tempat di mana keinginan akan menelantarkan
Di mana dua insan yang saling mencinta dalam pertemuan
Hanya sanggup memandang

 

Ada tempat di mana mulut tak mampu mengatakan
Di mana dua hati yang saling menjerit mengungkap kerinduan
Hanya mampu merasakan

 

Ada tempat di mana tujuan akan saling menyia-nyiakan
Di mana dua harapan yang saling menolak untuk berdekatan
Hanya saling mendoakan

 

Maret, 2019

Ikuti, Suka, dan Bagikan :
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *