Diam yang Resah | Puisi Ahmad Ja’farul Musadad

Posted on Leave a commentPosted in Puisi

Oleh: Ahmad Ja’farul Musadad Aku menangis bagai hujan rindu tanah Mencari sesosok wajah yang familiar dimata Ku tengok kanan kiri tiada terhenti Dari sepatah kata ku berbicara Bergumam dengan bintang Merajut pada bulan dan mengeluh kepada langit Setiap untaian kata Terbalas tetesan air mata Sepucuk catatan dairy penuh coretan luka Tersayat akan manisnya khayalan Tertutup […]

Cawet Hitam

Posted on Leave a commentPosted in Cerpen

Oleh: Achmad Chasan Mas’udi Lelaki berwajah bulat yang mengantarkan saya pada ruang kamar paling ujung asrama, dengan sopan membuka pintu kamar. Tampak, bukan hanya lelaki berwajah bulat saja yang menempati -Pikir saya. berwajah tirus pun ada. Eeeh. Setelah lelaki berwajah bulat tadi melepaskan peci. Ternyata, berwajah tirus juga dia. Brengsek. Teman kecilku ternyata. Anda namanya. […]